FPI Mulai Razia Mall Dan Sita Aksesoris Natal, Kapolri Tegaskan Tangkap Semua Yang Melakukan Aksi Sweeping Anarkis

Posted on Updated on

fpi-mulai-razia-mall-dan-bakar-aksesoris-natal-kapolri-tegaskan-tangkap-semua-yang-melakukan-aksi-sweeping-anarkis
FPI Mulai Razia Mall Dan Bakar Aksesoris Natal, Kapolri Tegaskan Tangkap Semua Yang Melakukan Aksi Sweeping Anarkis

FPI Mulai Razia Mall Dan Sita Aksesoris Natal, Kapolri Tegaskan Tangkap Semua Yang Melakukan Aksi Sweeping Anarkis – Berita Tribun

Menjelang Natal dan tahun baru, ratusan aktivis Front Pembela Islam (FPI) berkeliling dengan menggunakan sepeda motor mendatangi mal-mal di Surabaya dan Bekasi.

Dalam Aksi tersebut FPI melakukan razia ke sejumlah toko dan mal-mal serta pusat perbelanjaan.

Mereka mengakui hanya ingin sekedar menegakkan dan menyosialisasikan Fatwa MUI Nomor: 56/2016 tentang hukum Haram menggunakan atribut keagamaan non-muslim.

fpi-mulai-razia-mall-dan-bakar-aksesoris-natal-kapolri-tegaskan-tangkap-semua-yang-melakukan-aksi-sweeping-anarkis-2
FPI Mulai Razia Mall Dan Bakar Aksesoris Natal, Kapolri Tegaskan Tangkap Semua Yang Melakukan Aksi Sweeping Anarkis

“Berdasarkan Fatwa MUI Nomor :56/2016 tentang hukum HARAM menggunakan atribut keagamaan non-muslim, maka dengan ini kami harap bapak ibu dan adik-adkin sekalian mau melepas semua atribut yang kalian gunakan dan di kumpulkan ke depan, nantinya barang ini akan kami sita untuk di jadikan bukti” Ujar seorang anggota FPI menggunakan pengeras suara di salah satu mall

Aksi tersebut mendapatkan perlawanan dari sejumlah penguinjung mall dan penjual aksesoris natal tersebut, sempat terjadi aksi pukul terhadap penjual aksesoris oleh anggota FPI, namun polisi langsung segera bertindak dan mengamankan aksi tersebut.

“Kami tidak memaksa mereka menggunakan topi santa, jika mereka tidak tidak suka jangan beli dan jangan pakai, kami di sini berjualan untuk menafkahi keluarga, kalau tidak berjualan kami mau kemana?” Jerit seorang penjual aksesoris

INDONESIA” jerit penjual lain yang di sambut pengujung mall

“Fatwa MUI kan sudah jelas mengharamkan atribut keagamaan non-muslim, jadi kami di sini untuk menjalankan fatwa tersebut, jadi sekarang di harapkan kumpulkan semua pernak pernik, ini nantinya akan di lapor lalu di bakar karena HARAM” Ujar anggota FPI.

Aksi FPI tersebut mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat dari yang non-muslim hingga yang muslim. Ada pula yang mendukung aksi tersebut.

“Saya selaku orang Indonesia dan beragama Islam meminta maaf atas kejadian tersebut, FPI bukanlah ISlam sejati, Islam itu cinta damai, FPI itu sampah masyarakat, semoga mereka cepat mendapat hidayah.” Ujar seorang netizen.

“FPI itu siapa sih, Ini kan Negara Bhineka, kok sesukanya menyita” ujar salah seorang netizen lain.

 

Kapolri Instruksikan Polisi Tangkap Pelaku “Sweeping” Atribut Keagamaan

Kapolri Instruksikan Polisi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan.
Kapolri Instruksikan Polisi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan.

Kapolri Instruksikan Polisi Tangkap Pelaku “Sweeping” Atribut Keagamaan

Dilokasi lain Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengintruksikan kepada semua anggotanya untuk menangkap semua orang yang melakukan aksi Sweeping anarkis karena melanggar hukum dan dapat di proses secara pidana.

Tito menyampaikan, jika ada hal yang harus disosialisasikan, maka sedianya dilakukan dengan cara-cara yang tertib, tidak dengan cara menyambangi beramai-ramai.

“Silakan sosialisasi, tapi gunakan cara yang baik, tidak membuat orang takut,” kata dia.

Menurut Tito, sosialisasi fatwa MUI tersebut bisa dilakukan melalui cabang-cabang MUI di setiap daerah sehingga tidak menimbulkan ketakutan.

Tito mengaku akan berkoordinasi dengan MUI untuk membicarakan seputar fatwa yang dikeluarkan agar tetap mengedepankan nilai-nilai kebinekaan.

“Saya nanti akan koordinasi dengan MUI supaya dalam mengeluarkan fatwa dipertimbangkan juga toleransi kebinekaan Indonesia,” ujar mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) tersebut.

6bola Agen Judi Bola Kasino Togel Poker Number Game Sabung Ayam Terpercaya Indonesia

 

 

26 thoughts on “FPI Mulai Razia Mall Dan Sita Aksesoris Natal, Kapolri Tegaskan Tangkap Semua Yang Melakukan Aksi Sweeping Anarkis

    vons said:
    Desember 20, 2016 pukul 10:18 am

    Anjing banget ni habib rizieq,
    Datang di manado dan buat apa mua kamu , disitulah kamu merasakan bagaimana neraka itu !!!
    manado bukan kota yang lemah melainkan kuat sperti baja !!!
    Solidaritas keagamaan di manado sangat tinggi
    jgn kalian takut pada fpi mereka bukan org beragama yang baik !!!

    Datanglah di manado (torang samua tunggu pa ngoni di manado) I YAYAT U SANTI

    Suka

    Anonim said:
    Desember 20, 2016 pukul 1:11 pm

    Fpi lagi fpilagi,bosan ahhh, sadis, pengganggu

    Suka

      Aurelia said:
      Desember 22, 2016 pukul 2:16 am

      Herannn ,,, yg namanya fpi kok msh dibiarkan exist di bumi pertiwi ini ? Mereka ini persis sama dgn Isis itu Bgaimana dgn Mendagri , Menag , Menkopolhukam , Polisi kita ? Tunggu apalagi ?

      Suka

    Agnes Hotmauli Lubiz said:
    Desember 20, 2016 pukul 3:07 pm

    dasar ngak ada rasa hati nuranimu yang bicara itu,,indonesia itu adalah negara yang beragama,,,yaitu ketuhanan yang maha esa,,,yang artinya ber agama,,berarti tercakup semua di situ,,,bukan cuma agama islam harus di hargai,,,,

    Suka

    kalak karo said:
    Desember 20, 2016 pukul 3:26 pm

    Fatwa atau Aturan yg di kluarkan ini sangat… Pedas sekali. Bagi saya ini suatu pintu perpecahan. Agamamu tidak bisa kau pakai acuan di negara ini. Negara ini terdiri dari lebih dari 1 agama. Kau buat aturan ttng almaidah 51, seolah olah agamamu yg mau berkuasa. Kau keluarkan aturan larangan atribut natal. Seolah olah kau mengusir kami dari wilayah indonesia ini. Ini mau nya apa? Apa artinya bhineka tunggal ika ? Kalau terus saja seperti ini, akan terpecahlah. Kalau kau kemauannya mengusir kami yg non muslim ini. Katakan saja. Jangan seolah olah menyiksa kami di negara kami sendiri. Kami lebih baik berpisah saja dengan muslim asalkan jelas kaubuat

    Suka

    Ricky S. said:
    Desember 20, 2016 pukul 4:13 pm

    Insyaf lah wahai manusia,jika agamamu itu Indah dan mengajarkan Kasih/damai,maka perbuat lah sesuai ajaran agamamu..hargai lah agama lain & tunjukkan km sbg manusia yg punya toleransi…

    Suka

    Anonim said:
    Desember 20, 2016 pukul 4:20 pm

    Fatwa mui.mengharam kn memakai atribut natal oleh muslim .sdh swjib nya kt ikuti sbgai umat muslim. Toleransi kn bkn dg kta ikut perayaan atau mengnakan atribut bukan? Dgn kt hdup brdampingan,dn membiarkn pemeluk2 agama lain beribadah itulah kbnekaan sejati.dlm islam tak mengenal wilayah abu.smua tgas dn jelas.dn mui berdsarkn alqur an dn al hadits.jgn d paksa hrus brdasarkn kebinekaan.mui bkn melarang prayaan atau pemakaian atribut natal bgi umat nasrani.jelas kan.jgn cmpuri urusan aqidah dn iman umat muslim.presiden sekalipun .

    Suka

    Suara hati said:
    Desember 20, 2016 pukul 4:55 pm

    Jangan sampai di razia juga lh , apa lagi di bakar itu penghinaan namanya

    Suka

    Kristian said:
    Desember 20, 2016 pukul 6:50 pm

    FPI datanglah ke Kalteng….. Kami pisahkan kepala dan tubuhmu….. Ormas setan

    Suka

      Anonim said:
      Desember 20, 2016 pukul 7:19 pm

      Siiiippppp….

      Suka

      Anonim said:
      Desember 21, 2016 pukul 5:39 am

      Setuju

      Suka

      Mediatus said:
      Desember 21, 2016 pukul 9:52 am

      TUHAN ampunilah mereka,karna mereka tdk tau apa yg mereka perbuat dan dikarnakan pimpinan FPI sdh GILAAAAA !!!!

      Suka

    andre said:
    Desember 21, 2016 pukul 4:18 am

    wahai bapak kapolri yg sangt kami hormati…. tolong tindak tegas org2 yg saya rasa sudh bertindak kelewatan ini…. kami sebagai warga yg memeluk agama nasrani tidak pernah mengajak, menyuruh apa lagi memaksa bagi umat pemeluk agama muslim untuk memakai atribut hari natal… kalo sampe di razia atribut dan di bakar itu sama saja MENGINJAK dan MENGHINA agama nasrani… bagai mana jika kami pula mengharamkan di daerah kami masing2 untuk menggunakan peci, baju koko dan sarung jika di dapat kami pun akan membakarnya… apa umat muslim akan terima hal itu…. jangan hanya karna ada satu masalah yg sebenarnya bisa di selesaikan.. tapi malah di persulitkan oleh oknum2 tertentu dan malah meresahkan bayak masyarakat…. jika FPI melakukan hal yg tidak manusiawi apa lagi sampai membakar atribut agama KRISTEN sama saja FPI nyatakan PERANG AGAMA di indonesia ini…. TOLONG INI JADI BAHAN PERTIMBANGAN BAPAK YG SANGAT KAMI HORMATI, KAPOLRI….

    Suka

    fatur said:
    Desember 21, 2016 pukul 4:42 am

    Antum makhluk semua yg menghina diciptakan diduniaa tetapi tak dianggapdi dunia ini..karna telah menghina habib (ahlul baiyt : keturunan Nabi SAW) liat lahh nanti disaat antum semua yg menghina mati dalam keadaan bgaimana.. Beliau habib Rizieq yg slalu menjalankan nahi munkar.. Al imam Al Habih riziq bagaikan sosok sayyidina Umar bin khottob di Indonesia Ini.. I love habibana<3

    #ini akun penuh dgn pemfitnahan yg dilakukan pastinya oleh ahoker dan jokowiker

    Suka

      anonim said:
      Desember 23, 2016 pukul 3:12 am

      Habib Riziek turunan Nabi Mohammad SAW?….lagi migrain loe ya….setahu aku Nabi Muhammad nga berperilaku seperti si Habib berisik tuh…..

      Suka

    Epss said:
    Desember 21, 2016 pukul 7:27 am

    Habib otak anjing binatang cari muka…cuihhhhh

    Suka

    Epss said:
    Desember 21, 2016 pukul 7:29 am

    Habib keturunan anjing makanya otak kayak binatang…

    Suka

    Anonim said:
    Desember 21, 2016 pukul 8:38 am

    Risky habib&FPI…
    Ayo…kunjungi Papua bru swiping.
    Tdk ada nyali…

    Suka

    Ega said:
    Desember 21, 2016 pukul 10:08 am

    Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

    Natal adalah ibadat buat kami kenapa harus diganggu.Mana lagi kekuatan UUD 1945 ini apa karna kami minoritas?

    Skalian aja UUD nya di amandemen lagi azas islam ajah dibuat sekalian negara islam
    Mungkin bapak Donald Trump akan memperhatikan kami.

    Suka

    Ega said:
    Desember 21, 2016 pukul 10:12 am

    Adakah ajaran agama di negara ini yang menghalalkan kekerasan?

    Apakah Terorist yang Radikal itu jadi tiruan?

    Suka

    Ega said:
    Desember 21, 2016 pukul 10:19 am

    Buat yg disebut Habieb atau apalah itu Riziq itu FPI itu datang ajah ke Humbahas tgl 26 Desember 2016 ada natal nasional disini
    Pak presiden juga hadir lho.
    Datang ya biar liat kerukunan beragama dsni biarpun dsni mayoritas Kristen.

    Dan biar skalian loe dmasukin karung

    Suka

    Anonim said:
    Desember 21, 2016 pukul 1:25 pm

    Jangan bersuka cita karena ketidak adilan tetapi kebenaran jangan mengikatkan diri kita dengan orang yang bodoh sebab orang bodoh tidak dapat membedakan mana yang benar dan yg salah menurut sang pencipta. Tuhan maha kuasa Dia akan mengadili siapa yg berbuat dosa

    Suka

      Eskses said:
      Desember 22, 2016 pukul 7:06 am

      Hi. Jabib Risiq..klu kamu mengaku keturunan Nabi Muhammad…maka bersifat n berkelakuanlah baiklah seperti Beliau….

      Suka

    Anonim said:
    Desember 22, 2016 pukul 5:42 am

    Keblinger.

    Suka

    Kevin said:
    Desember 26, 2016 pukul 1:53 pm

    He kami agama allah.kalian jangan sebut habib ku???

    Suka

    Kevin said:
    Desember 26, 2016 pukul 1:54 pm

    He…kami agama allah.kalian jangan sebut habib ku???

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s